OSIS SMA Negeri 1 Cepu selenggarakan PLDK

Berita Smansa – Pengurus OSIS SMA Negeri 1 Cepu periode 2015/2016 di akhir masa jabatan mengadakan acara Penjaringan Latihan Dasar Kepemimpinan (PLDK) untuk calon pengurus OSIS baru periode 2016/2017 yang di selenggarakan di sekolah selama tiga hari satu malam pada Jumat s.d. Minggu tanggal 8 s.d. 10 September 2016 kemarin. PLDK yang diikuti oleh kelas X ini adalah mereka yang nantinya akan menjadi calon pengurus OSIS dengan tujuan untuk melatih mental serta menambah wawasan mengenai program kerja para calon pengurus OSIS yang akan di selenggarakan selama satu tahun ke depan.

Para peserta juga dibimbing untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar, berpikir realistis, disiplin waktu, serta tak kalah penting adalah melatih kekompakan antar pengurus OSIS yang berasal dari sub bidang yang berbeda-beda. Untuk itu, banyak sekali kegiatan yang di selenggarakan, seperti pelatihan baris-berbaris oleh anggota TNI, pengenalan program OSIS, pelatihan tentang pembuatan proposal, api unggun, malam pentas seni, perjalanan malam , out bond dan lain sebagainya.

Ketua Panitia yang sekaligus Ketua OSIS, Titan Alviansyach Martin mengatakan : “Kepemimpinan merupakan suatu kiat atau kewibawaan yan mampu menggerakan orang lain, baik secara perseorangan maupun kelompok di dalam suatu organisasi sehingga menimbulkan kemauan dan kemampuan untuk melakukan sesuatu dalam mencapai tujuan organisasi”. Sementara itu menurut Kepala SMA Negeri 1 Cepu Drs. Mulyani, M.Pd melalui Waka Kesiswaan Tondi Prabowo, S.Pd, M.Si menjelaskan : “Kepemimpinan meliputi berbagai dimensi, dan berfungsi sebagai salah satu piranti penggerak, motor atau motivator sumber daya yang ada dalam organisasi, sehingga peran kepemimpinan diharapkan mampu mendinamisasikan organisasi dalam mencapai tujuan.

Demikian pula halnya dengan kepengurusan OSIS yang berperan sebagai salah satu jalur pembinaan siswa harus mampu mewujudkan tugas pokok dan fungsinya, kemauan dan kemampuan para pelaku kepemimpinan OSIS hanya dapat berperan dengan sebaik-baiknya apabila secara tertur, terencana dan berkesinambungan dilaksanakan pembinaan dan pengembangan bagi para pelaku kepemimpinan tersebut”. (Anton Moedji)