SERUNYA PENSI SMANSA CEPU BARENG VIERRATALE

CEPU – Vierratale tampil memukau saat konser bertajuk 4rt Smansa 6enesis di SMA Negeri 1 Cepu, Kamis (18/12/2014). Sejak lagu pertama hingga lagu terakhir, mereka tampak enerjik untuk menghibur ratusan penonton di lapangan sekolah tersebut. Band yang digandrungi para remaja ini malam itu menyapa para vierrania, julukan bagi penggemar Vierratale, dengan lagu Seandainya vocalis Vierratale Widy Soediro Nichlany naik tangga sambil melantunkan lagu tersebut dari samping panggung. Perlahan dia maju di tengah panggung. Widy tampil cantik dengan mengenakan paduan busana hitam dan putih. Topi abu-abu yang yang nangkring di kepalanya juga semakin membuatnya tampil santai di hadapan ratusan Vierratale.
Tak lama lagu Perih melantun diiringi dengan koor para penonton yang hadir. Sorot lighting yang datang dari berbagai arah membuat penampilan Vierratale semakin ciamik. Widy juga tak canggung untuk tampil centil. Sembari beryannyi, dia menggoda sejumlah anggota Vierratale yang sedang bermain musik, kadang dia menyenggol, menenpuk pundak bahkan mengelus dagu dedengkot Vierratale, Kevin Aprilio yang sedang memainkan keyboard di panggung pinggir.
Tiba lagu keempat Dengarkan Curhatku, Widy duduk didepan panggung dan mengajak penonton beryanyi bersama. Dia tak canggung mengacungkan mikrofon ke penonton yang beryanyi bersama. Saat melantunkan Cinta Butuh Waktu, suara falseto Widy mengalun merdu, para penonton pun melambaikan tanganya. Sebelum melantunkan lagu kelima Tanpamu, Widy tiba-tiba membuka blaser hitamnya. Sontak hal itu pun mengundang sorak sorai para penonton.
Vocalis berambut panjang itu pun hanya menyisakan kaos putih lengan panjang yang ia kenakan. Widy kemudian menyuguhkan lagu berbahasa Inggris berjudul No. Ketika di tengah-tengah lagu, dia melafalkan lirik kata walk away berulang kali dengan cengkok khas vocalis aliran metal hardcore.
Selepas lagu Bersamamu, lagu galau yang sedang naik daun Rasa Ini, mampu menyihir Vierrania untuk bernyanyi dari awal hingga lirik terakhir. Sebelum lagu berikutnya berjudul Terlalu Lama, Kevin dan kawan-kawannya membuat intro yang cantik. Sementara Widy berjingkrak kesana kemari dan mengibaskan rambut panjangnya. Lama-lama lagu yang dia nyanyikan semakin bernuansa ngebeat sehingga memaksa para penonton untuk berjoget.
Lagu berjudul Jadi Yang Kuinginkan menjadi lagu pamungkas untuk memuaskan para Viarrania SMA Negeri 1 Cepu. Acara konser diakhiri dengan foto bersama empat personil Vierratale dengan panitia pelaksana sebelum menuju ke hotel.
Kepala Sekolah SMA Negeri Cepu, Drs. Mulyani, M.Pd di dampingi Ketua Panitia Yanuar Andika, S.Pd menuturkan, “ alhamdulillah acara pentas seni dari siswa dan untuk siswa berlajan dengan lancar, aman dan meriah, kami dari pihak sekolah hanya memfasilitasi ide, gagasan serta niat dari para siswa untuk menyelenggarakan kegiatan pentas seni ini, tidak lupa kami atas nama sekolah mengucapkan terima kasih kepada Bupati Blora Bapak Djoko Nugroho yang juga sebagai alumni yang telah memberikan dukungan baik secara moril maupun materiil kepada kami, para alumni SMA Negeri 1 Cepu, para sponsor serta donatur yang tidak dapat kami sebutkan satu-persatu. Tidak ketinggalan juga ucapan terima kasih kami ucapkan terima kasih dari pihak keamanan Polsek Cepu, Koramil Cepu serta Satpol PP Kecamatan Cepu, Tim Medis dari Satgana PMI Cepu. Ditambahkan Ketua Panita Yanuar Andika kami juga berterima kasih kepada Liasion Organizer (LO) A Production yang telah menjadi jembatan untuk mengkondisikan Vierratale hingga sampai di SMA Negeri 1 Cepu. Pungkasnya. (Anton Moedji)