Sekolah Adipangastuti merupakan program unggulan penguatan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal yang dikembangkan di SMA Negeri 1 Cepu. Program ini berangkat dari kekayaan budaya Jawa Tengah yang menjunjung tinggi nilai-nilai kesopanan, kerukunan, serta penghormatan terhadap sesama, seperti tepa selira, andhap asor, dan guyub rukun. Nilai-nilai luhur tersebut menjadi landasan dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter kuat dan berbudaya.
Istilah Adipangastuti berasal dari dua kata, yaitu Adi yang berarti luhur atau mulia, dan Pangastuti yang berarti pendidikan atau tuntunan. Dengan demikian, Sekolah Adipangastuti dimaknai sebagai sekolah yang memberikan pendidikan luhur guna membentuk pribadi yang berbudi pekerti mulia.
Di SMA Negeri 1 Cepu, Program Sekolah Adipangastuti menjadi model pendidikan karakter yang mengintegrasikan nilai-nilai budaya Jawa ke dalam kehidupan sekolah melalui pembelajaran, pembiasaan, serta keteladanan. Program ini bertujuan untuk menanamkan karakter santun, peduli, dan berintegritas kepada peserta didik sehingga mampu menjadi generasi yang berbudaya dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
Program Sekolah Adipangastuti bertujuan untuk:
Menginternalisasikan nilai-nilai budaya Jawa dalam kehidupan sekolah.
Menanamkan karakter luhur melalui pembelajaran, pembiasaan, dan keteladanan.
Menciptakan lingkungan sekolah yang ramah, berbudaya, dan menghargai kearifan lokal.
Mengembangkan model pendidikan karakter yang relevan dengan konteks lokal dan nasional.
Implementasi Sekolah Adipangastuti berlandaskan pada delapan nilai luhur budaya Jawa yang disebut Hasta Laku, yaitu:
Gotong royong
Guyub rukun
Grapyak semanak (ramah dan hangat)
Lembah manah (rendah hati)
Ewuh pekewuh (menjunjung etika dan tata krama)
Pangerten (empati dan pengertian)
Andhap asor (tidak sombong, menghormati orang lain)
Tepa selira (toleransi dan tenggang rasa)
Nilai-nilai ini menjadi dasar pembentukan budaya sekolah yang ramah, inklusif, dan berkarakter.
Program Sekolah Adipangastuti di SMA Negeri 1 Cepu dilaksanakan melalui berbagai strategi, antara lain:
Sekolah sebagai ekosistem pendidikan karakter, di mana seluruh lingkungan sekolah menjadi ruang pembelajaran nilai dan pembentukan kebiasaan positif.
Integrasi nilai Hasta Laku dalam pembelajaran, dengan mengaitkan materi pelajaran dengan nilai-nilai budaya lokal secara kontekstual.
Pembiasaan budaya sekolah, seperti budaya salam, senyum, sapa, kegiatan literasi budaya, dan kegiatan refleksi karakter.
Keteladanan guru dan tenaga kependidikan dalam perilaku, sikap, serta interaksi sehari-hari dengan peserta didik.
Pelibatan orang tua dan masyarakat, termasuk tokoh budaya dan komunitas lokal dalam penguatan nilai-nilai budaya Jawa di lingkungan sekolah.
Program dan kegiatan budaya, seperti pementasan seni budaya Jawa, gerakan literasi budaya, dan kegiatan kebersamaan berbasis nilai gotong royong.
Monitoring dan evaluasi karakter, melalui pengamatan perilaku, jurnal pembiasaan, serta refleksi bersama antara guru, siswa, dan orang tua.
Melalui Program Sekolah Adipangastuti, SMA Negeri 1 Cepu berkomitmen membentuk lulusan yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter luhur, santun, toleran, serta menghargai budaya bangsa. Program ini menjadi langkah nyata sekolah dalam menjaga dan melestarikan kearifan lokal sekaligus mempersiapkan generasi muda yang berbudaya, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Konten dilindungi..!!!